in Digital Marketing

Mulai Dari Mana? “Re-Build Company From Offline to Online” – Part #1

Yang tua akan kegerus
Yang lama akan tergilas
Yang ga berubah akan mati dengan sendirinya
Kecuali untuk mereka yang beradaptasi dan sadar akan perubahan zaman ini

Yess!!
zaman udah berubah, dan suka ga suka
Sadar ga sadar..
Dunia Move On dengan sendirinya
Bisa jadi karena kita yang masih di dalam tempurung atau memang gak tau harus kemana?
Kehilangan arah??
yak! pasti jika kita masih aja “duduk manis” di tempat kita sekarang ini 😀

C’mon broo.. wakeup!!
Anda mau ikut berubah atau “mereka” yang akan ngerubah Anda
Bahkan bisa meningggalkan kita jauh…

Speed, speed, speed!!
Yang besar bisa di kalahkan dengan yang cepat
suka ga suka, di era digital ini lah kita survive dan musti strugle

Apalagi jika Anda sudah baca buku yang berjudul “Disruption” nya pak Renald Kasali
Anda akan di tunjukkan dua sisi

  • Sisi 1 adalah, Anda orang yang masih “Old School” alias sama sekali gak tau uda seperti apa perubahan ini terjadi, atau
  • Sisi 2 adalah, Anda datang dengan ‘wawasan’ yang sudah mengenal Digitalisasi

Nahh… kedua hal ini saya merasakan saat datang ke Pustaka Lebah!

Wait!!
Siapa itu Pustaka Lebah??
Nahh .. sedikit cerita saya disini ya…

Jadi Pustaka Lebah itu sudah berdiri sejak 2002, dan sudah menjadi kompetitor yang cukup melirik perhatian perusahaan lainnya sekelas publisher lain yang udah gede juga.. sebut saja Gram**** #Tiiiit #Sensor
Karena ada 1 produk yang masuk 3 besar dalam majalah anak-anak.
Kita taulah majalah dulu yang terkenal dengan si Bona-nya 😀
Nah dari Pustaka Lebah ada di urutan ke-3, cukup mengganggu yang urutan 1 😀

Sepanjang perjalanan 2002 sampai dengan 2013/2014 meraup pundi-pundi keuntungan yang luar biasa di kala itu, M-M-an untuk perihal omzet.
Punya pasukan lapangan alias marketing lapangan (Offline) ada 200!
Yess.. hanya untuk yang berjualan Door to Door atau buat event-event di Mall, di sekolah-sekolah atau bahkan pernah di Gelora Bung Karno (ini ada cerita tersendiri di bawah ya, amazing men!!)
Rekrut pasukan offline dan controlling nya yang luar biasa

Belum lagi yang Tele Marketing
Uwoww ini kalau denger kisahnya!
Setiap hari ada colokan manual untuk mengecek percakapan di telepon, jadi kayak semacam bisa di sadap sama leadernya telemarketing untuk mengecek kinerjanya, Haha… Old School banget broo!!

Tapi memang eranya
Jamannya di kala itu

Oiaa saya mau lanjut cerita perihal Event di Gelora Bung Karno
Jadi event ini bisa mendatangkan sekitar 6000-7000 orang tua berserta anaknya untuk hadir
Sekaligus yang mengisi acara juga
Jadi kayak semacam acara Dongeng yang di perankan anak-anak 😀
Kalau dari cerita, ini orang tua pada berebutan agar anaknya bisa di ikut sertakan
Walaupun di samping-samping doank, jadi figuran pohon atau rerumputan yang bergoyang.. 😀
Hihihi.. lucu yah kalau namanya orang tua mau anaknya biar bisa tampil dan “do something different” itu

Berlanjut ke Mall
Orang mah kalau mau ngadain event di Mall bayar tempat ya
Pustaka Lebah malah ga bayar, alias gratis. Bahkan di bayar!!
Yess di bayar pak!
Karena bisa mengundang Traffic
Yak disini saya jadi tau.. Pustaka Lebah tau cara mendatangkan Traffic dengan cara offline. Dari pandangan saya ini udah juara!!
Bisa jadi rutinitas di Mall itu setiap minggu dan pundi-pundi uang lagi buat si Mall, Hehehe..

Sekalian saya tunjukin salah satu alat buat menarik perhatian saat marketing offline beraksi
Bahasa kerennya adalah “Crowd Maker”
Alias pembuat kerumunan
Jadi ada 1 alat yang mencuri perhatian anak-anak di setiap stand yang diadakan
Nahh anak-anak pasti berkumpul dan melihat alat ini beraksi
Udah barang tentu orang tua ada di belakang menemani
Dan ini adalah waktu yang tepat para pasukan Marketing mepet orang tua untuk di jadikan lead yaaa… 😀 #EngIngEng
Kalau sekarang mah mirip-mirip sama dengan istilah Lead Magnet ya 😀

ini foto keadaannya sekarang si “Crowd Maker” ini

Crowd Maker Pustaka Lebah

Terbukti anak saya di bawa kesini maenan ini ga ada bosen-bosennya
Jadi kelereng ini berjalan muter terus-terusan mengikuti jalur yang udah di buat
Bahkan jalurnya berubah-ubah arahnya, jadi gak satu arah itu-itu aja 😀
Serulah!!
Jangankan anak-anak
Saya pribadi aja masih amazing liat, kepikiran dikala itu buat alat ini

Kalau sekarang Crowd Maker-nya uda tergantikan juga kali ya
uda ada Panggung-panggung, SPG yang Subhanallah kudu nunduk terus kalau ada event-event.. #GodhulBashor Pak!
yaa tujuannya tetep adalah “mencuri perhatian” dan dalam sepersekian detik, sales marketing nyamperin 😀 #KenaDehh

Nahhh kerennya dengan kisah dari “Old School” ini adalah
Data penjualannya!
Saya menanyakan “dimana list database Customer dari tahun ke tahun?”
Disimpan dimana data-data ini?
Dan jawabannya “Wahh udah gak tau kemana itu…”
Ternyata dianggap menguaaaaap!!! #Shock!!

Oh noo!!!

Ntah ga tau kemananya dan menguap begitu aja dari kisah perjalanan penjualan bertahun-tahun itu
Bahkan list user yang subsrcibe langganan majalah dalam 1 tahun!!
Wedan rekk!! (dalam hati aja ngucapnya :v)

Lanjoot ke Part #2 ya..
Lanjutkan ga ini? komen di bawah ya… 😀

Tulis Komentar Disini

Comment